Kanal Perspektif - Media Literasi Publik

Kanal Perspektif - Media Literasi Publik

  • Rubrik
  • _Lini Masa
  • _Dua Sisi
  • _Dialektika
  • _90s
  • Jurnalisme Bertutur
  • Tajuk Rencana
  • Liputan
  • _Wawancara
  • _Liputan Mendalam
  • _Sosial dan Politik
  • _Isu Kontemporer
  • _Cerita Perjalanan
  • _Dibalik Peristiwa
  • _Jurnalisme Infografik
  • _Audio-visual
  • _Rilis Kegiatan
  • Suara Mahasiswa
  • Majalah Kanal Perspektif
  • Lensa Peristiwa
  • Donasi
  • Beranda
  • Lini Masa

Adegan Politik Indonesia Masih Jauh dari Cita-cita Reformasi

Oleh Irkhas Febri
November 16, 2023

Kritik terhadap rezim. Foto: Ilustrasi

Belakangan, para elit politik kita menyuguhkan adegan yang sungguh tak layak ditonton. Andaikan itu adalah drama dan saya jadi komisi penyiarannya, pasti langsung saya takedown nggak pake lama.

Demokrasi tak ubahnya seperti rimba belantara. Siapa yang berkuasa dialah yang memiliki seluruh intrumen untuk mempermudah rencana yang ia siapkan. Konstitusi kita seolah jadi robot yang bisa diotak atik sesuka hati.

Kali ini, mungkin tulisannya akan sedikit lebih pendek. Saya cuma gusar sekali dengan apa yang telah terjadi belakangan. Drama yang seolah sudah di setting sedemikian rupa sehingga terlalu sempurna untuk mencari dimana cacatnya. Saya akui, skenario ini layak mendapatkan rating 10/10.

Adegan Pertama

Dimulai dengan Kaesang yang tiba-tiba menjadi ketua umum Partai Solidaritas Indonesia pada Senin(25/09). Mungkin dulu kita menebak bahwa Kaesang tidak akan masuk dunia politik sebab sudah jadi pengusaha. Tapi, kenyataannya sungguh mengecoh. Pertanyaan besar yang muncul cuma satu “Bagaimana bisa orang yang tak berkecimpung di partai tiba-tiba bisa langsung menjadi ketua umum?”.

Adegan kedua

Adanya gugatan ke Mahkamah Konstitusi terkait umur calon presiden dan wakil presiden harus diatas 40 tahun. Gugatan ini, membuat nama Gibran Rakabuming Raka menjadi satu-satunya sosok kuat yang akan mendampingi calon presiden Prabowo Subianto.

Walaupun Almas Tsaibbiru selaku penggugat mengatakan tak ada hubungannya sama sekali dengan Gibran, namun faktanya hanya ada Gibran sosok yang saat itu digadang-gadang sebagai cawapres dan kebetulan umurnya dibawah 40 tahun.

Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman yang punya hubungan keluarga dengan Jokowi, tentu saja tak bisa di bebaskan dari dugaan Nepotisme. Tak hanya sampai distu, beberapa minggu setelah disahkan, Mahkamah Konstitusi juga menolak gugatan batas usia maksimal calon presiden 70 tahun. Tentu saja kita tak bisa menutup mata bahwa semua rangkaian keputusan ini menguntungkan untuk salah satu pasangan calon.

Adegan Ketiga

Benar saja, Gibran dideklarasikan sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto oleh partai Golkar. Hal ini disampaikan oleh Airlangga Hartanto pada Rapimnas Partai Golkar pada Sabtu(21/10). Hal berikutnya seperti yang sudah bisa kita tebak, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia(PSI) Kaesang Pangarep mengumumkan dukungannya kepada sang kakak.

Lengkap sudah puzzle anomali politik kita hari ini. Sulit sekali untuk berprasangka baik pada istana. Adegan ini seolah menegaskan bahwa bapak, paman, mantu, dan kedua putera presiden menabrak semua aturan, moral, dan etika.
Tags:
  • Lini Masa
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Irkhas Febri
Irkhas Febri
Penulis muda nan langka yang memiliki antusiasme tinggi di depan lembar kerja. Saat ini aktif menulis di exploringindonesia.com
Tulisan terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tulisan terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan
Posting Komentar
Batal
Banyak Dibaca
  • Tren Budaya Kaum Muda di Bandung

    Februari 28, 2026
     Tren Budaya Kaum Muda di Bandung
  • Menjaga Kebersihan Lingkungan Juga Bagian dari Cinta Tanah Air

    Januari 28, 2026
    Menjaga Kebersihan Lingkungan Juga Bagian dari Cinta Tanah Air
  • Perang Iran dan Amerika Serikat yang Kita Baca, Dampak yang Terlupakan

    Februari 18, 2026
    Perang Iran dan Amerika Serikat yang Kita Baca, Dampak yang Terlupakan
  • Ada Aburizal Bakrie dibalik Kasus Lumpur Lapindo

    Juni 24, 2023
    Ada Aburizal Bakrie dibalik Kasus Lumpur Lapindo
  • Ilusi Pembangunan dan Realitas Rente: Membaca Arah Ekonomi Prabowo–Gibran

    Februari 25, 2026
    Ilusi Pembangunan dan Realitas Rente:  Membaca Arah Ekonomi Prabowo–Gibran
Gila Temax
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hak Jawab
  • Disclaimer
  • Pojok Literasi
  • Liputan Mendalam
2026 © Kanal Perspektif - All rights reserved.