Kanal Perspektif - Media Literasi Publik

Kanal Perspektif - Media Literasi Publik

  • Rubrik
  • _Lini Masa
  • _Dua Sisi
  • _Dialektika
  • _90s
  • Jurnalisme Bertutur
  • Tajuk Rencana
  • Liputan
  • _Wawancara
  • _Liputan Mendalam
  • _Sosial dan Politik
  • _Isu Kontemporer
  • _Cerita Perjalanan
  • _Dibalik Peristiwa
  • _Jurnalisme Infografik
  • _Audio-visual
  • _Rilis Kegiatan
  • Suara Mahasiswa
  • Majalah Kanal Perspektif
  • Lensa Peristiwa
  • Donasi
  • Beranda
  • Lini Masa

Sang Maestro Politik dan Pengisi Intrumennya

Oleh Redaksi Kanal Perspektif
Januari 31, 2025


Daftar menteri kabinet Prabowo-Gibran. Foto: Bloomberg


Penulis: Salwa


Prabowo Subianto presiden ke-8 Indonesia yang baru saja dilantik, memutuskan untuk menambah kursi menterinya hingga 48 kursi. Penambahan kursi menteri tersebut menimbulkan tanda tanya yang cukup mendalam, tuts instrumen manakah yang akan Prabowo mainkan?

"48" - Perubahan angka yang signifikan ini—bukan hanya tentang menteri, tetapi anggaran, sumber daya, dan aturan mana lagi yang akan dirubah demi mencapai ambisi sang maestro?

Tekadnya, kabinet ini akan ia jadikan kabinet zaken. Namun, alih-alih menempatkan para ahli dalam pertunjukannya, Prabowo malah memilih politikus pendukungnya serta orang yang dianggap tak linear dalam bidang yang akan mereka tempati.

Kabar berita penambahan kursi kabinet ini, Prabowo sampaikan satu hari tepat setelah ia dilantik pada Senin, 21 Oktober 2024 bersama wakilnya, Gibran Rakabuming Raka.

Dengan kesepakatan para ketua umum koalisi kami, kami beri nama kabinet ini Kabinet Merah Putih

kata Prabowo saat ia mengumumkan nama kabinet yang telah ia bentuk.

Kementerian yang semula berjumlah 34, kini dipecah dan mencapai puncaknya dalam sejarah Indonesia sebanyak 48 kursi. Selain menambah jumlah kementerian koordinator, Prabowo memecah sejumlah kementerian menjadi nomenklatur baru. Adanya penambahan anggaran dan fasilitas yang cukup fantastis, tentu, tahun pertama mereka menjabat—bukan rakyat yang mereka urus, dan malah sibuk memperbesar kenyamanan mereka yang semula kurus.

Bagaimana tidak? Beberapa kementerian yang dipecah itu, bahkan belum memiliki kantor untuk mereka bekerja. Lantas, harus menunggu berapa lama rakyat untuk melihat kinerja kabinet agung yang digemborkan sebelumnya?

Sebagai tambahan dalam daftar kursi pengisi pertunjukan itu, terselip nama-nama orang yang sebelumnya pernah berurusan dengan hukum. Misalnya saja Airlangga Hartanto atau Dito Ariotedjo. Lantas, apa hasil yang akan publik dapatkan dengan keberadaan orang-orang yang hanya cakap dalam memoles wajah mereka di depan potret? Mari kita mulai pertunjukan berdurasi lima tahun ini.



Tulisan ini adalah bentuk kolaborasi antara Kanal Perspektif Media dan Lokatara Telkom University.

Tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.


Tags:
  • Lini Masa
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tulisan terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tulisan terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan
Posting Komentar
Batal
Banyak Dibaca
  • Banjir Jawa Barat: Warisan Tata Ruang yang Terabaikan

    Februari 17, 2026
    Banjir Jawa Barat: Warisan Tata Ruang yang Terabaikan
  • Ada Aburizal Bakrie dibalik Kasus Lumpur Lapindo

    Juni 24, 2023
    Ada Aburizal Bakrie dibalik Kasus Lumpur Lapindo
  • Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Tapi Tak Boleh Digugat

    Februari 15, 2026
    Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Tapi Tak Boleh Digugat
  • Kontroversi Perpres Jurnalisme Berkualitas

    Agustus 18, 2023
    Kontroversi Perpres Jurnalisme Berkualitas
  • Can This Love Be Translated? Seni Menerjemahkan Luka dan Mengenali Diri

    Januari 22, 2026
    Can This Love Be Translated? Seni Menerjemahkan Luka dan Mengenali Diri
Gila Temax
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hak Jawab
  • Disclaimer
  • Pojok Literasi
  • Liputan Mendalam
2026 © Kanal Perspektif - All rights reserved.