Kanal Perspektif - Media Literasi Publik

Kanal Perspektif - Media Literasi Publik

  • Rubrik
  • _Lini Masa
  • _Dua Sisi
  • _Dialektika
  • _90s
  • Jurnalisme Bertutur
  • Tajuk Rencana
  • Liputan
  • _Wawancara
  • _Liputan Mendalam
  • _Sosial dan Politik
  • _Isu Kontemporer
  • _Cerita Perjalanan
  • _Dibalik Peristiwa
  • _Jurnalisme Infografik
  • _Audio-visual
  • _Rilis Kegiatan
  • Suara Mahasiswa
  • Majalah Kanal Perspektif
  • Lensa Peristiwa
  • Donasi
  • Beranda
  • Foto Feature
  • Majalah Kanal Perspektif

Bencana Banjir Aceh dan Tanah Longsor Bandung Barat

Oleh Yogie Alwaton
Maret 16, 2026

Bencana banjir di Aceh dan tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Foto: Kanal Perspektif


Bencana banjir besar yang terjadi di Aceh pada November 2025 lalu disebabkan karena curah hujan yang ekstrem. Di dataran tinggi Aceh ada banyak sungai besar yang bila terjadi hujan ekstrem, sungai akan cepat meluap dan turun ke dataran rendah seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara. 

Penyebab lain dikarenakan deforestasi atau alih fungsi lahan besar-besaran. Laporan utama kami berhasil menelusuri dan menemukan bahwa pemerintah pusat turut andil dalam terjadinya bencana di Aceh. Sebabnya, karena penanaman pohon kelapa sawit dan penebangan pohon yang cukup masif. Akibatnya, ratusan kayu gelondongan hasil deforestasi itu ditemukan pada bencana banjir Aceh. 

"Ketika pohon ditebang dengan banyaknya bukti kayu gelondongan, akhirnya mengakibatkan terjadinya banjir. Banjir ini juga membawa lumpur yang seharusnya tertahan oleh akar-akar pohon ini," ungkap Ghitka saat diwawancarai Kanal Perspektif, Rabu, 25 Februari 2026. 



Aceh telah kehilangan tutupan hutan sepanjang tahun 2025 yang mencapai 39.687 hektar, meningkat lebih dari 274 persen dibandingkan tahun 2024. Lonjakan ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam satu dekade terakhir. Namun, temuan lapangan Haka menunjukkan bahwa kerusakan tersebut tidak dapat dibaca semata sebagai dampak bencana alam, melainkan berkaitan erat dengan pola kejahatan kehutanan yang terstruktur dan berlangsung lama.

Kondisi di beberapa titik di Aceh cukup parah. Listrik padam, harga sembako mahal. Seluruh warga terdampak sangat merasakan dampak bencana banjir ini. Mereka sulit makan. Tidur, makan, dan membersihkan diri pun seadanya. Dampak banjir di Aceh meluas. Beberapa akses bahkan tertutup. Sebanyak 904,1 ribu Warga Aceh harus mengungsi. 

Sementara itu, di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terjadi juga bencana tanah longsor akibat alih fungsi lahan besar-besaran. Kami mewawancarai Hadrian Hadin, seorang relawan tanah longsor di Cisarua. Ia berujar sangat sulit proses evakuasi korban terdampak tanah longsor. "Rintangan yang paling menghambat karena cuaca yang tidak mendukung setiap harinya. Kadang kabut, hujan, sehingga relawan jarang mendapatkan matahari dan itu membuat proses evakuasi harus diundur menunggu kabut hilang," katanya kepada Kanal Perspektif, Minggu, 8 Maret 2026.


Upaya alih fungsi lahan adalah pemicu utama longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Berdasarkan penelitian, luas lahan terbangun di Kecamatan Cisarua berupa permukiman dan penggunaan lainnya mencapai 367,06 hektar pada tahun 2015-2022. Dalam kurun waktu tersebut, lahan terbangun bertambah sekitar 52 hektar per tahunnya.

Longsor umumnya terjadi karena berbagai faktor pemicu dan kerentanan lokasi. Hujan intensitas tinggi menyebabkan tanah menjadi rentan. Kondisi ini diperparah aktivitas manusia berupa pemotongan lereng untuk jalan atau bangunan, beban bangunan di atas lereng, drainase buruk, pembukaan lahan, dan hilangnya vegetasi berakar dalam.

"Kerusakan pemukiman akibat tanah longsor banyak terjadi di Cisarua. Ada banyak korban terdampak di sekitar perkampungan warga," kata Hadrian. 

Tags:
  • Foto Feature
  • Majalah Kanal Perspektif
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Yogie Alwaton
Yogie Alwaton
a full-time learner who loves journalism and media studies.
Tulisan terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tulisan terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan
Posting Komentar
Batal
Banyak Dibaca
  • Ada Aburizal Bakrie dibalik Kasus Lumpur Lapindo

    Juni 24, 2023
    Ada Aburizal Bakrie dibalik Kasus Lumpur Lapindo
  • Menelaah Banjir Aceh dari Dekat

    Maret 08, 2026
    Menelaah Banjir Aceh dari Dekat
  • Tren Budaya Kaum Muda di Bandung

    Februari 28, 2026
     Tren Budaya Kaum Muda di Bandung
  • Menjaga Kebersihan Lingkungan Juga Bagian dari Cinta Tanah Air

    Januari 28, 2026
    Menjaga Kebersihan Lingkungan Juga Bagian dari Cinta Tanah Air
  • Can This Love Be Translated? Seni Menerjemahkan Luka dan Mengenali Diri

    Januari 22, 2026
    Can This Love Be Translated? Seni Menerjemahkan Luka dan Mengenali Diri
Gila Temax
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hak Jawab
  • Disclaimer
  • Pojok Literasi
  • Liputan Mendalam
2026 © Kanal Perspektif - All rights reserved.