Kanal Perspektif - Media Literasi Publik

Kanal Perspektif - Media Literasi Publik

  • Rubrik
  • _Lini Masa
  • _Dua Sisi
  • _Dialektika
  • _90s
  • Jurnalisme Bertutur
  • Tajuk Rencana
  • Liputan
  • _Wawancara
  • _Liputan Mendalam
  • _Sosial dan Politik
  • _Isu Kontemporer
  • _Cerita Perjalanan
  • _Dibalik Peristiwa
  • _Jurnalisme Infografik
  • _Audio-visual
  • _Rilis Kegiatan
  • Suara Mahasiswa
  • Majalah Kanal Perspektif
  • Lensa Peristiwa
  • Donasi
  • Beranda
  • Majalah Kanal Perspektif

Buku Pilihan Redaksi Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi Kanal Perspektif
Maret 01, 2026

Pada edisi pertama yang dipublikasikan dalam Majalah Kanal Perspektif Edisi Februari 2026 ini, kami merekomendasikan buku pilihan redaksi yang berjudul Pendidikan Kaum Tertindas. Buku karya Paulo Freire ini adalah buku yang tak biasa. Ia membawa semangat perubahan bagi kaum tertindas (re: kaum marjinal). Kaum tertindas yang dimaksud oleh Freire adalah seluruh warga negara yang tak mendapat akses pendidikan yang layak. Menurut Freire, kaum tertindas tidak boleh berdiam diri dan berpasrah dengan kondisi yang mereka terima. 


Namun tentu saja, perlu dorongan dari orang-orang yang perduli untuk memerdekakan para kaum tertindas. Bagi Freire, kaum tertindas tidak bisa berharap banyak dengan pemerintah mereka. Ini karena pemerintah tidak-lah peduli untuk membebaskan mereka. Mengapa demikian? Freire berpendapat bahwa pemerintah takut bila suatu ketika kaum tertindas akan melek huruf. Bisa saja kaum yang tertindas ini memberontak dan berupaya menghancurkan pemerintah. Alasan ini tentu saja masuk akal. Oleh karena itu, dewasa ini bisa kita lihat bahwa ada upaya intervensi yang dilakukan oleh pemerintah supaya kaum tertindas tidak melakukan pemberontakan. Akan tetapi, meminjam pendapat dari Karl Marx, kaum tertindas sejatinya tak boleh berpasrah diri. Mereka harus melakukan perubahan.

Lantas, bagaimana perubahan ini bisa tercapai? Menurut Freire ada tiga jalan keluarnya. Pertama, seperti yang dilakukan oleh Freire, bahwa harus ada dorongan dari kelompok terpelajar yang betul-betul peduli dengan perjuangan para kaum tertindas. Kelompok terpelajar ini bisa siapa saja, yang terpenting mereka memiliki semangat untuk melakukan perubahan yang nyata. Di Indonesia, Tan Malaka adalah contoh yang baik untuk menggambarkan perjuangan dalam memerdekakan kelompok tertindas. Namun, kelompok terpelajar ini kemudian harus memerdekakan mereka dengan tidak melakukan propaganda (jalan keluar kedua). Bagi Freire, propaganda tidak akan pernah berhasil. Propaganda hanya akan membuat kaum tertindas melakukan perlawanan yang tak terstruktur. Oleh sebab itu, Freire menyarankan pendekatan yang dialogis yaitu pendekatan dua arah yang aktif. Cara ini bisa disebut juga dengan prinsip gaya bank, yang merupakan jalan keluar ketiganya. Prinsip gaya bank ini adalah pendekatan yang memungkinkan mereka yang tertindas harus aktif untuk mencari solusi atas segala permasalahan yang mereka rasakan. Bagi Freire, pendidikan tidak bisa bila hanya dilakukan satu arah, harus dua arah dan dialogis. Dengan cara ini, kaum tertindas juga akan mampu ikut andil yang aktif memecahkan permasalahan mereka. Dengan begitu pula, perjuangan mereka untuk keluar dari penderitaan mereka bisa dilakukan secara terstruktur. 


Tags:
  • Majalah Kanal Perspektif
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tulisan terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tulisan terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan
Posting Komentar
Batal
Banyak Dibaca
  • Tren Budaya Kaum Muda di Bandung

    Februari 28, 2026
     Tren Budaya Kaum Muda di Bandung
  • Ilusi Pembangunan dan Realitas Rente: Membaca Arah Ekonomi Prabowo–Gibran

    Februari 25, 2026
    Ilusi Pembangunan dan Realitas Rente:  Membaca Arah Ekonomi Prabowo–Gibran
  • Ada Aburizal Bakrie dibalik Kasus Lumpur Lapindo

    Juni 24, 2023
    Ada Aburizal Bakrie dibalik Kasus Lumpur Lapindo
  • Perang Iran dan Amerika Serikat yang Kita Baca, Dampak yang Terlupakan

    Februari 18, 2026
    Perang Iran dan Amerika Serikat yang Kita Baca, Dampak yang Terlupakan
  • Cara Negeri Tirani Mengatur Negeri

    Februari 25, 2026
    Cara Negeri Tirani Mengatur Negeri
Gila Temax
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hak Jawab
  • Disclaimer
  • Pojok Literasi
  • Liputan Mendalam
2026 © Kanal Perspektif - All rights reserved.