Kanal Perspektif - Media Literasi Publik

Kanal Perspektif - Media Literasi Publik

  • Rubrik
  • _Lini Masa
  • _Dua Sisi
  • _Dialektika
  • _90s
  • Jurnalisme Bertutur
  • Tajuk Rencana
  • Liputan
  • _Wawancara
  • _Liputan Mendalam
  • _Sosial dan Politik
  • _Isu Kontemporer
  • _Cerita Perjalanan
  • _Dibalik Peristiwa
  • _Jurnalisme Infografik
  • _Audio-visual
  • _Rilis Kegiatan
  • Suara Mahasiswa
  • Majalah Kanal Perspektif
  • Lensa Peristiwa
  • Donasi
  • Beranda
  • Tajuk Rencana

Tragedi Afif Maulana: Menggugat Komitmen Kepolisian dalam Menegakkan Keadilan dan Transparansi

Oleh Muhammad Abyan Dafi
Juli 26, 2024


Potret Keluarga Afif. Foto : Kompas.id


Kematian tragis Afif Maulana, seorang pelajar berusia 13 tahun yang ditemukan tewas di bawah Jembatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat telah memicu keprihatinan nasional. Kasus ini menyisakan berbagai pertanyaan yang memerlukan jawaban, dan upaya menguak kebenaran di balik peristiwa ini menjadi tanggung jawab bersama. Pada saat ini, ketika keadilan dan transparansi sangat dinantikan, berbagai pihak bekerja sama untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memainkan peran penting dalam melindungi saksi-saksi yang berani bersuara. Mereka tidak hanya menghadapi ancaman intimidasi tetapi juga trauma yang mendalam. Perlindungan saksi adalah langkah penting dalam memastikan bahwa informasi yang relevan dapat disampaikan tanpa rasa takut, sehingga kebenaran dapat terungkap segera.

Salah satu langkah krusial dalam penyelidikan ini adalah ekshumasi jenazah Afif. Dengan dukungan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), proses ini diharapkan dapat memberikan jawaban pasti mengenai penyebab kematian. Sayangnya, hingga kini belum ada balasan dari kepolisian terkait pelaksanaan ekshumasi, menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen pihak berwenang dalam mengusut kasus ini.

Kepolisian telah memeriksa puluhan saksi dan melibatkan ahli forensik serta IT untuk mendalami kasus ini. Namun, dugaan bahwa tempat kejadian perkara telah diubah mengundang kecurigaan akan adanya upaya untuk mengubur fakta. Penting bagi kepolisian untuk menjaga integritas penyelidikan dan memastikan semua tindakan yang diambil didasarkan pada prinsip transparansi dan keadilan. Keterlambatan dalam memberikan balasan terkait pelaksanaan ekshumasi dan rekaman CCTV yang belum diberikan oleh kepolisian menjadi kunci dalam mengungkap kebenaran dan harus segera diakses oleh pihak-pihak yang berwenang.

Desakan agar kasus ini diselesaikan secara profesional dan transparan datang dari berbagai pihak, termasuk LBH Padang dan KPAI, yang meminta keterlibatan dokter forensik independen dalam proses ekshumasi. Permintaan ini harus dipertimbangkan dengan serius untuk menjamin hasil penyelidikan yang dapat dipercaya dan menjadi dasar bagi pro justitia.

Kematian Afif Maulana telah menjadi simbol pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan di Indonesia. Kita tidak hanya berjuang untuk mengungkap kebenaran bagi keluarga Afif, namun juga untuk membangun kepercayaan publik terhadap sistem hukum kita. Kepolisian harus menunjukkan komitmen yang lebih tegas dan responsif dalam menangani kasus ini untuk memastikan bahwa keadilan benar-benar ditegakkan. Semoga dengan dukungan berbagai pihak, kasus ini dapat diselesaikan secara transparan dan adil, memberikan keadilan yang selayaknya bagi Afif dan keluarganya.



Muhammad Abyan Dafi - Kepala Departemen Redaksi Kanal Perspektif

Tags:
  • Tajuk Rencana
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Muhammad Abyan Dafi
Muhammad Abyan Dafi
Muhammad Abyan Dafi, 21 tahun. Menurutku, the best road to progress is a freedom road
Tulisan terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tulisan terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan
Posting Komentar
Batal
Banyak Dibaca
  • Banjir Jawa Barat: Warisan Tata Ruang yang Terabaikan

    Februari 17, 2026
    Banjir Jawa Barat: Warisan Tata Ruang yang Terabaikan
  • Ada Aburizal Bakrie dibalik Kasus Lumpur Lapindo

    Juni 24, 2023
    Ada Aburizal Bakrie dibalik Kasus Lumpur Lapindo
  • Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Tapi Tak Boleh Digugat

    Februari 15, 2026
    Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Tapi Tak Boleh Digugat
  • Kontroversi Perpres Jurnalisme Berkualitas

    Agustus 18, 2023
    Kontroversi Perpres Jurnalisme Berkualitas
  • Can This Love Be Translated? Seni Menerjemahkan Luka dan Mengenali Diri

    Januari 22, 2026
    Can This Love Be Translated? Seni Menerjemahkan Luka dan Mengenali Diri
Gila Temax
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Hak Jawab
  • Disclaimer
  • Pojok Literasi
  • Liputan Mendalam
2026 © Kanal Perspektif - All rights reserved.